Terdengar Batu itu menjerit
Mengantarkan mimpi petani
Yang merindukan seprtak tanah
Kini berubah menjadi
Gedung-gedung tinggi
Bunyi burung berkicau
Kini tak terdengar
menjadi gemuruh kendaraan
Di pusat perkotaan
Petani
Di tengah keramaian
Termenung membayangkan
Sejuta kerinduan
Tanah subur nan hijau
0 Komentar untuk "Kesaksian Alam"